
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Imlek dan Cap Go Meh mengandung nilai-nilai universal, penghormatan leluhur, ketulusan, kerja keras, dan kerukunan keluarga. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena pada perayaan Cap Go Me yang dipusatkan di Jalan Kartini, Kota Sanggau, Selasa (03/02/2026).
“Perayaan Imlek dan Cap Go Meh bukan sekedar sebuah tradisi yang penuh suka cita, tetapi juga simbol kebersamaan, harapan, dan semangat baru dalam menata masa depan,” katanya.
Tahun Kuda Api lanjutnya, melambangkan semangat, energi positif, kreativitas, dan kemajuan yang dinamis.
“Semangat ini sejalan dengan komitmen kita untuk mewujudkan visi-misi Kabupaten Sanggau yaitu Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan,” sebut Susana.
Baginya, Perayaan Cap Go Meh juga menjadi momentum mempererat silaturrahmi dan memperkuat harmoni dalam keberagaman. Seperti lampion-lampion yang berbeda warna namun tetap indah saat bersinar bersama.
“Demikian pula masyarakat Sanggau yang memiliki beragam suku, adat, budaya tetap hidup rukun dalam satu kesatuan. Kerukunan dan kebersamaan inilah yang menjadi pondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang damai dan sejahtera,” ungkap Susana.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, Kabupaten Sanggau adalah rumah bagi semua etnis dan agama.
“Di mana kita bisa bersukacita bersama dalam harmoni. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan meriah,” tuturnya.
Di tahun Kuda Api ini, Susana juga berpesan pada masyarakat, mengingat energi kuda api yang begitu besar.
“Mari kita arahkan energi tersebut untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Jangan biarkan perbedaan pendapat atau isu-isu luar memecah belah persaudaraan kita. Mari kita jaga ketertiban dan kemeriahan ini dengan semangat kekeluargaan,” pungkasnya.
Ketua Panitia Cap Go Meh Kabupaten Sanggau tahun 2026, Hariyanto menyampaikan, perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Sanggau menjadi agenda budaya dan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelestarian tradisi serta mempererat kerukunan antar umat beragama dan antar etnis.
“Pada tahun 2026, kegiatan perayaan Cap Go Meh dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah Kabupaten Sanggau dan para donatur,” katanya.
Perayaan Cap Go Meh dimeriahkan atraksi tatung dan barongsai serta naga. Hadir juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Paolus Hadi, jajaran Forkopimda Sanggau, MABT, organisasi masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya