
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Sanggau, Didit Richardi mengatakan musim kemarau panjang yang terjadi saat ini diprediksi berakhir lebih cepat.
Seperti diketahui sebelumnya, super elnino yang terjadi saat ini diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun 2027.
“Kalau dari perkiraan BMKG ini, di Oktober ini, Sanggau sudah masuk hujan ringan. Yang belum hujan itu adalah Ketapang. Debit air kita (Sanggau, red) juga sudah mulai naik dari hulu. Jadi Kalbar bagian utara itu sudah masuk awal musim hujan. Sedangkan bagian selatan, seperti Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara belum akan hujan sampai Desember. Musim kemarau, saya kira di Kalbar bagian utara itu sudah akan berakhir lebih cepat,” ungkapnya, Selasa (20/10/2026).
Meski kabut asap dan Karhutla segera berakhir seiring perubahan cuaca, namun potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor) harus diwaspadai.
“Kita juga sudah dikumpulkan oleh Gubernur Kalbar di Pontianak, dalam rangka Rakor meningkatkan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi ini. Berdasarkan curah hujan, kemungkinan ujung tahun ini akan ada daerah yang terkena banjir,” ungkapnya.
Beberapa wilayah di Sanggau yang rentan bencana banjir kata Didit Richardi, seperti bantaran Sungai Kapuas, Kecamatan Tayan Hulu, Kecamatan Kapuas dan Kecamatan Entikong yang sebelumnya sempat diterjang banjir bandang.
“Kalau untuk longsor, itu ada di dokumen risiko bencana. Jadi mesti dilihat lagi petanya itu. Di situ ada peta rawan genangan, banjir, rawan longsor dan kemungkinan terjadi puting beliung,” tambahnya.
Didit menegaskan, BPBD Kabupaten Sanggau tetap siap siaga. Ia berharap mitigasi yang dilakukan setiap tahun akan mengurangi risiko bencana dan korban.
“Makanya hasil dari Rakor kemarin kita lebih ke arah preventif atau mitigasi, ketimbang reaktif ketika terjadi bencana. Setelah dihitung-hitung ternyata biaya untuk penanganan itu lebih besar, jadi lebih baik mencegahnya,” ucap Didit. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya