Kamis , 23 Juli 2026
Home / NEWS / Perkenalkan Enam Potensi Bencana Utama pada Siswa SMAN 1 Sanggau

Perkenalkan Enam Potensi Bencana Utama pada Siswa SMAN 1 Sanggau

Foto— Chana Yenisa S dari BPBD Sanggau memberikan materi di kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Sanggau dengan tema Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah, Kamis (23/07/2026)—ist

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Kabupaten Sanggau merupakan salah satu daerah yang kerap dilanda bencana. Setidaknya ada enam potensi bencana utama dengan indeks risiko sedang-tinggi akibat faktor alam dan stimulus manusia.

“Banjir, tanah longsor, kebakaran hutan atau lahan, kekeringan, gempa bumi, dan angin puting beliung,” sebut Chana Yenisa. S, pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau di hadapan pada pelajar SMAN 1 Sanggau, Kamis (23/07/2026).

Pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tersebut, Chana Yenisa memberikan materi dengan tema Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah. Isinya terkait pentingnya pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di sekolah.

“Karena siswa merupakan kelompok rentan sekaligus aset bangsa yang dapat berperan sebagai agen perubahan dan komunikator pendidikan bencana. Mengingat bencana, baik alam, non-alam, maupun sosial dapat mengancam kehidupan dan menimbulkan berbagai kerugian,” katanya.

Dalam paparannya, Chana Yenisa merincikan langkah-langkah kesiapsiagaan, tindakan penyelamatan diri, hingga respons pascabencana untuk menghadapi banjir, tanah longsor, gempa bumi, serta kebakaran pemukiman.

Selain itu, disajikan pula panduan penyiapan Tas Siaga Bencana untuk pemenuhan kebutuhan dasar 3 x 24 jam pertama, daftar kontak darurat seperti BPBD dan Damkar Sanggau, serta dorongan bagi tenaga pendidik dan siswa untuk meningkatkan literasi kebencanaan, menjaga lingkungan, dan menerapkan langkah mitigasi mandiri. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Krisis Gaji P3K, Cornelis: Pemerintah Gagal Penuhi Kewajiban Yang Telah Disepakati

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Cornelis mengkritik masalah pembiayaan …