
KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah berdampak pada nominal dan jumlah penerima bantuan hibah keagamaan di Kabupaten Sanggau tahun 2026.
Hal itu terungkap di acara sosialisasi Penyaluran Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Pemerintah Kabupaten Sanggau 2026, Selasa (07/04/2026) di Ruang Rapat Daranante Kantor Bupati Sanggau.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot membandingkan nominal dan penerima hibah di tahun 2025. Jumlah penerima hibah di tahun 2025 sebanyak 89 penerima dengan total nilai Rp 9.760.000.000.
Sedangkan di tahun 2026, penerima hibah berkurang menjadi 38 penerima dengan total anggaran Rp 6.060.000.000. Sebanyak 38 penerima tersebut terdiri dari tujuh kegiatan senilai Rp 2.820.000.000, dan 31 tempat ibadah senilai Rp. 3.240.000.000.
“Untuk jumlah bervariasi, sesuai dengan tentu kita melihat jumlah umat, KK, di wilayah itu. Kita juga membantu gereja dan rumah ibadah lain secara sporadis. Sesungguhnya data-data itu menjadi landasan untuk kita memberikan besar kecilnya bantuan. Tentu kita juga melihat apakah mereka membangun baru, merenovasi yang sudah ada. Kita sesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada,” ungkap Bupati Yohanes Ontot.
Ia berharap output dari hibah tersebut adalah pembangunan rumah ibadah yang bagus dan nyaman.
“Sehingga umat yang ada di situ bisa menjalankan ibadahnya dengan baik. Lalu tentu misalnya bagi umat Katolik dan umat mana saja, bahwa mendirikan gereja atau rumah ibadah itu merupakan salah satu cinta umat kepada Tuhan,” jelasnya.
Selain itu, Ontot juga berharap multiplier effect. Umat dapat dibina secara baik, mencintai Tuhan dan sesama.
“Dengan pembinaan keagamaan yang baik, masyarakat Kabupaten Sanggau bisa hidup bergandengan, rukun damai. Orang Sanggau tetap ramah, beribadah, mencintai Tuhan. Tentu kalau sudah mencintai Tuhan akan mencintai sesamanya,” pungkas Ontot. (Ram)
Kalimantan Today Tajam | Terpecaya