Rabu , 25 Februari 2026
Home / NEWS / Kepesertaan BPJS PBI di Sanggau Sudah Aktif Kembali

Kepesertaan BPJS PBI di Sanggau Sudah Aktif Kembali

Foto—Plt Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau, Valentinus Sudarto.

 

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau Valentinus Sudarto menegaskan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) sudah dapat diaktifkan kembali.

Ia menyebut total ada 120 ribu peserta BPJS PBI. Terdiri dari sekitar 35 ribu peserta yang dibayarkan melalui APBD Kabupaten Sanggau, dana 85 ribu yang dibayar dari Pemerintah Pusat (Kemensos).

Valen, sapaan akrab Valentius Sudarto, menjelaskan kronologi penonaktifan BPJS PBI Pusat yang sempat dikeluhkan masyarakat. Ia mengatakan, pemberian PBI berdasarkan desil. Ada desil 1-10.

“Sebelumnya sampai Desember 2025 pemberian PBI pusat itu pada masyarakat dalam kategori desil 1-5 yang memang layak untuk mendapatkan bantuan,” kata Valen, Rabu (25/02/2026).

“Mulai Januari-Februari 2026 Kemensos bersama BPJS itu mengambil regulasi terbaru, di mana yang layak menerima JKN PBI Pusat itu adalah masyarakat desil 1-5. Sehingga dari desil 5-10 itu secara regulasi dinon aktifkan. Di situ yang terjadi masalah,” lanjutnya.

Hal tersebut, kata Valen, terjadi di seluruh Indonesia. Bervariasi jumlahnya. Tergantung angka kemiskinan. Terlebih pada saat penonaktifan, tidak ada pemberitahuan sama sekali pada penerima manfaat.

“Contoh pada bulan sebelumnya BPJS-nya aktif, misalnya dia sebagai pasien hemodialisa, jantung, atau penyakit lainnya,” tuturnya.

Valen menegaskan, yang sempat dinonaktifkan tersebut adalah peserta BPJS PBI yang dibiayai pemerintah pusat. Sedangkan yang dari APBD Sanggau, aman. Ia juga menjelaskan, bagi peserta BPJS PBI Pusat yang ingin mengaktifkan kembali harus memenuhi persyaratan.

“Di antaranya adalah surat sakit yang diterbitkan dokter, rumah sakit atau Puskesmas. Saat ini tidak ada masalah. Karena sebagian yang dalam kondisi sakit, kami lakukan pengaktifan kembali. Makanya gejolak di Sanggau tak begitu signifikan, karena kita dari dinas segera mengambil langkah,” pungkasnya. (ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Gubernur Kalbar Ria Norsan Gencarkan Intervensi Stabilisasi Harga, Ratusan Warga Padati Pasar Murah di Sekadau

  KALIMANTAN TODAY, SEKADAU – Gubernur secara resmi membuka gelaran Pasar Murah bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. …