Sabtu , 20 Juli 2024
Home / LINGKUNGAN / Baru 11 Desa di Kabupaten Sanggau Stop BAB Sembarangan

Baru 11 Desa di Kabupaten Sanggau Stop BAB Sembarangan

Foto—Penandatanganan komitmen bersama oleh peserta Advokasi dan Koordinasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Selasa (05/02/2024)—Kiram Akbar

 

KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Fakta cukup mengejutkan terungkap pada acara Advokasi dan Koordinasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Selasa (05/02/2024).

Dari 169 desa se-Kabupaten Sanggau, baru 11 desa yang sudah Open Defecation Free (ODF) atau sudah tidak lagi buang air besar (BAB) sembarangan. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, Stepanus Jonedi menyebut 11 tersebut terdiri dari enam desa di Kecamatan Kembayan, satu di Kecamatan Mukok, satu desa di Kecamatan Kapuas, dua desa di Parindu, erta satu desa lagai di Tayan Hulu.

“Dari target 169 desa, baru tercapai 11 desa. Artinya baru enam persen. Kalau kita ikutkan kebijakan nasional, seharusnya 118 desa. Tapi ada kebijakan daerah, sesuai kemampuan daerah, target kita kita selanjutnya adalah 65 desa ODF,” kata Stepanus Jonedi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau usai acara.

“Makanya dibuat komitmen pertemuan seperti ini, supaya sektor mana saja yang terlibat bisa memberi peran,” sambungnya.

Masih rendahnya persentase ODF, diakui Jonedi membuat Kabupaten Sanggau berada di posisi tiga terendah dalam hal sanitasi total berbasis masyarakat se-Kalbar. Justeru Kabupaten Sekadau, Sintang dan Kayong Utara menempati tiga tertinggi.

Ia menyebut, persoalan sanitasi tak melulu soal BAB sembarang. Ada empat pilar lainnya yaitu; Cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Ini melibatkan banyak stake holder. Dinkes ada di perubahan perilaku. Tapi kalau sarananya tidak ada, mau kemana. Dinkes sudah tidak bisa lagi ke ranah fisik. Sudah ada tupoksinya masing-masing. Ayo kita (Dinkes, red) pacu di perilaku,” pungkasnya.

Acara Advokasi dan Koordinasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) tersebut dihadiri perwakilan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkompimda, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sanggau. Diakhiri dengan penandatanganan komiten bersama oleh para peserta. (Ram)

Tentang Redaksi

Cek Juga

Dinas PUPR Segera Cek Asrama Mahasiswa Kabupaten Sanggau di Pontianak

  KALIMANTANTODAY, SANGGAU. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris …